TRAGEDI Boom Gereja Surabaya

Sandri Rumanama.         Bukan Tipe Serangan Teroris

Jakarta. Peristiwa  BOM Bunuh diri di tiga gereja di Surabaya merupakan perbuatan terkutuk, dan sangat provokatif. Hal ini di tegaskan oleh pengamat sosial politik Sandri Rumana.

Sandri Rumanama menambahkan bahwa tragedi naas yang terjadi di Surabaya merupakan rentetan pristiwa provokatif yang belakangan ini terjadi, namun Sandri menegaskan bahwa yang  menyerang geraja di Surabaya bukan TERORIS apalagi ISIS.

Jika kita ikuti perjalan ISIS dan misi mereka serta teroris dengan misi mereka secara geografis politik mereka tak pernah menyerang geraja, jika ada teroris yang menyerang gereja maka itu teroris jadi jadian. Paparnya

Sandri menjelaskan teroris lebih cendrung menyerang daerah dengan aktivitas padat dan di duga adalah penyelewengan terhadap adab dan ajaran kemanusiaan, teroris  boleh radikal tapi mereka punya misi dan visi dan dalam perjalanan teroris tidak pernah menyerang geraja. Jelasnya

Apalagi ISIS tidak ada hubungannya dengan geomatrix politik dan misi ISIS, untuk menyerang umat yang beda agama dalam keadaan beribadah, secara struktural sosial dalam kajian telematika politik ini bagian dari design politik yang sangat keji dan provokatif. Ulasnya

Saya tak membela teroris dan ISIS saya hanya merasa ada keganjalan dari peristiwa peristiwa ini, sebabnya dalam berbagai catatan teroris mereka tak memiliki musuh umat lain. Mereka lebih cendrung terhadap isue-isue sosial, budaya, etika dan kemanusiaan bukan semata karena perbedaan agama sehingga mereka menyerang orang yang beda agama. Jelas Sandri seperti di lansir dari akun media sosialnya

Pemuda berdarah Maluku ini mengklaim bahwa peristiwa yang terjadi hari ini di Surabaya adalah efek dari gejolak politik sehingga memunculkan isur provokatif dan tolong jangan kambing hitamkan umat islam. Ungkap Sandri

"Isue seperti ini sudah tak mapan lagi dimata rakyat namun sangat biadab karena yang di bunuh adalah manusia bukan semut" Ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa pada hari telah terjadi tiga pemboman di beberapa geraja di Surabaya yakni gereja Santa Maria, Ngagel madya, GKI Dipenegoro & GPPT Arjuno.

#AYO VIRLAKAN

Jangan Kambing Hitamkan Umat Muslim

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bupati dan Warga Pangandaran Usir Massa GMBI

E-KTP Berlaku Seumur Hidup, Meski Ada Tanggal Kedaluwarsa

Hasil Quick Count Pilkada DKI Jakarta 2017: Ahok-Anies ke Putaran Kedua